Biomineralisasi adalah proses dimana organisme hidup menghasilkan mineral,[2] sering untuk mengeraskan atau mengkakukan jaringan yang ada. Jaringan seperti ini disebut jaringan termineralisasi. Ini adalah fenomena yang sangat luas; keenam kerajaan taksonomi berisi anggota yang mampu membentuk mineral, dan lebih dari 60 mineral yang berbeda telah diidentifikasi dalam organisme.[3][4][5] Contohnya termasuk silikat di ganggang dan diatom, karbonat dalam invertebrata, dan kalsium fosfat dan kalsium karbonat dalam vertebrata. Mineral ini sering membentuk fitur struktural seperti kerang laut dan tulang pada mamalia dan burung. Organisme telah memproduksi rangka mineral untuk 550 juta tahun terakhir. Contoh lain termasuk tembaga, besi dan deposito emas yang melibatkan bakteri. Mineral biologis terbentuk sering memiliki kegunaan khusus seperti sensor magnetik pada bakteri magnetotaktik (Fe3O4), perangkat penginderaan gravitasi (CaCO3, CaSO4, BaSO4) dan penyimpanan dan mobilisasi besi (Fe2O3•H2O dalam protein feritin).
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tag <ref>
untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tag <references group="lower-alpha"/>
yang berkaitan