Jacquerie adalah pemberontakan penduduk di Eropa abad pertengahan akhir oleh kaum petani yang terjadi di utara Prancis pada musim panas 1368 ketika Perang Seratus Tahun berlangsung.[1] Pemberontakan yang dipadamkan dengan kejam setelah beberapa minggu berlangsung ini terpusat di lembah Oise di sebelah utara Paris. Pemberontakan ini kelak dikenal sebagai Jacquerie karena para bangsawan menyebut petani sebagai "Jacques" atau "Jacques Bonhomme" karena surplis empuk mereka yang disebut "jacque".[2] Pimpinan revolusionernya, Guillaume Cale, disebut oleh pengkronik aristokrat Froissart sebagai Jacques Bonhomme ("Jack Goodfellow") atau Callet. Kata jacquerie menjadi istilah untuk pemberontakan petani secara umum di Inggris dan Prancis.