Orde untuk Kesetiaan dan Jasa Orde van Trouw en Verdienste | |
---|---|
Dianugerahkan oleh Raja Belanda | |
Tipe | Tanda kehormatan wangsa |
Dibentuk | 30 November 1969 |
Wangsa | Oranye-Nassau |
Motto | JE MAINTIENDRAI |
Dianugerahkan kepada | Orang-orang yang loyal dan setia, serta memiliki jasa dan watak yang membantu Kepala Negara atau anggota Istana Kerajaan ketika mereka melaksanakan kewajibannya atau dalam kehidupan sehari-hari mereka |
Status | Saat ini dianugerahkan |
Pemilik Agung | Raja Willem-Alexander |
Kanselir | Bert Wassenaar[1] |
Tingkat | Salib Emas Salib Perak |
Prioritas | |
Tingkat lebih tinggi | Orde Singa Emas Wangsa Nassau |
Tingkat lebih rendah | Panggilan Kehormatan, Singa Perunggu |
Setingkat | Orde Wangsa Oranye, Orde Mahkota |
Orde untuk Kesetiaan dan Jasa (bahasa Belanda: Orde van Trouw en Verdienste) adalah tanda kehormatan dinasti dari Wangsa Oranye-Nassau, wangsa dari Keluarga Kerajaan Belanda. Orde ini dibentuk pada tahun 1969 sebagai hasil dari penataan ulang Orde Wangsa Oranye oleh Ratu Juliana. Sejak saat itu, orde ini menjadi kelompok terpisah dari Orde Wangsa. Sebagai salah satu orde wangsa kerajaan, orde ini dianugerahkan murni atas kebijakan Penguasa Belanda saja, tidak berada di bawah pengaruh dan tanggung jawab kementerian pemerintah.
Orde untuk Kesetiaan dan Jasa dianugerahkan "kepada orang-orang yang loyal dan setia, serta memiliki jasa dan watak yang membantu Kepala Negara atau anggota Istana Kerajaan ketika mereka melaksanakan kewajibannya atau dalam kehidupan sehari-hari mereka".
Salib kedua kelas tersebut digantungkan pada pita medali yang dikenakan di dada kiri. Tanda kehormatan ini diberikan setelah 25 dan 40 tahun pengabdian. Penguasa monarki sangat fleksibel terkait persyaratan tahun pengabdian ini. Hampir tak ada orang yang sanggup bekerja hingga ulang tahun ke-65 mereka. Kebanyakan pelayan Raja mendapatkan Salib untuk Kesetiaan dan Jasa mereka setelah 35 tahun bekerja di Rumah Tangga Keluarga Kerajaan.